LAPAS PEREMPUAN PADANG|Lapas Perempuan Kelas IIB Padang terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Salah satu langkah nyata yang kini dihadirkan adalah peluncuran E-Katalog Uni Kamek Lapepa, sebuah platform digital yang memudahkan masyarakat untuk mengenal sekaligus mendukung berbagai produk hasil karya Warga Binaan.
Di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, inovasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas promosi dan pemasaran produk melalui pemanfaatan teknologi digital. Dengan hanya melakukan pemindaian QR Code, masyarakat dapat langsung mengakses katalog berisi beragam produk unggulan yang dibuat oleh Warga Binaan.
Berbagai hasil karya yang ditampilkan merupakan buah dari proses pembinaan keterampilan yang dilakukan secara berkelanjutan. Setiap produk lahir dari ketekunan, kreativitas, kerja keras, dan semangat untuk terus berkarya sebagai bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Susi Andriani Pohan mengatakan bahwa kehadiran E-Katalog Uni Kamek Lapepa merupakan wujud komitmen Lapas Perempuan Padang dalam mendukung transformasi digital sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk Warga Binaan.
"Dengan adanya E-Katalog ini, kami berharap masyarakat semakin mudah mengenal dan membeli hasil karya Warga Binaan. Dukungan masyarakat bukan hanya membantu pemasaran produk, tetapi juga menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkarya dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri setelah selesai menjalani masa pembinaan," ujarnya.
Melalui inovasi ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam mendukung program pembinaan dengan memilih produk-produk berkualitas hasil karya Warga Binaan.
Cukup melakukan scan QR Code yang tersedia melalui Google Lens atau fitur pemindai QR di galeri ponsel, masyarakat dapat melihat berbagai pilihan produk yang ditawarkan dalam E-Katalog Uni Kamek Lapepa.
Semangat "Bangga Buatan Warga Binaan" menjadi pesan utama dari inovasi ini. Setiap pembelian bukan sekadar transaksi, melainkan bentuk dukungan nyata terhadap proses pembinaan, pemberdayaan, serta tumbuhnya harapan baru bagi para Warga Binaan untuk menata masa depan yang lebih baik.
ANDRI

0 Komentar