Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online MINTO POST

Bangun Harapan Baru, Lapas Perempuan Padang Hadirkan Program Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

 

LAPAS PEREMPUAN PADANG|Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Di bawah kepemimpinan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, Lapas Perempuan Padang resmi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PKBM Gempita Kota Padang sebagai langkah strategis memperkuat program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi wujud nyata sinergi antara Lapas Perempuan Padang dengan lembaga pendidikan nonformal dalam memberikan kesempatan belajar yang lebih luas kepada warga binaan. Melalui program tersebut, warga binaan diharapkan dapat menyelesaikan pendidikan kesetaraan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu hak dasar yang harus tetap diberikan kepada setiap warga binaan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan karakter agar warga binaan memiliki masa depan yang lebih baik.

"Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pembinaan yang lebih berkualitas. Kami berharap seluruh warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga memiliki bekal pendidikan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat," ujar Susi Andriani Pohan.

Melalui kolaborasi dengan PKBM Gempita Kota Padang, program pendidikan kesetaraan akan dilaksanakan secara terstruktur dan berkesinambungan. Diharapkan seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang optimal hingga mampu menyelesaikan jenjang pendidikan yang ditempuh.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga binaan.

Dengan adanya sinergi ini, Lapas Perempuan Kelas IIB Padang berharap para warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kompetensi, serta kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa.



ANDRI

Posting Komentar

0 Komentar