Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online MINTO POST

Perkuat Indeks Daya Saing Daerah PPOtoda UB Gelar Sosialisasi Bersama Pemkab Madiun

Madiun | Mintopost.com – Ketua Pusat Pengembangan Otonomi Daerah (PPOTODA) Universitas Brawijaya, Ria Casmi Arrsa yang akrab dipanggil Arsa, memberikan sambutan pada gelaran Program Pengabdian Kepada Masyarakat melalui Sosialisasi dan Edukasi dengan tema Penguatan Daya Saing Daerah melalui Harmonisasi Terhadap Perkembangan Ciptakerja, HKPD dan PPSK di Madiun, Jumat (10/2/2023).

Dalam sambutannya, Arrsa menyampaikan atensi dan terima kasih atas kesediaan Bupati Madiun H. Ahmad Dawami Ragil Saputro S.Sos yang hadir dan memfasilitasi gelaran PKM tersebut sebagai tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kab Madiun dengan Universitas Brawijaya dibidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain dari pilihan topik tersebut merupakan bentuk komitmen PPOtoda untuk mengawal serta merespon akselerasi pembangunan di Kab. Madiun yang pada tahun 2022 berada pada indeks daya saing daerah 3,09. Capaian tersebut menunjukkan bahwa Kab. Madiun harus terus memacu program-program prioritas pembangunan dengan 12 pilar parameter keberhasilan yang dirilis oleh BRIN yaitu (1) institusi, (2) infrastruktur, (3) TIK, (4) Kesehatan (5) Keterampilan, (6) ketenagakerjaan, (7) pasar dan pemasaran (8) dinamika bisnis (9) sistem keuangan (10) pasar (11) ukuran pasar dan (12) kapabilitas inovasi. Penguatan daya saing terhadap kedua belas sektor tersebut pada akhirnya terdampak secara signifikan pasca penetapan ciptakerja.

Sebagai contoh pada aspek Ciptakerja pasca ditetapkan semangat yang terbangun adalah memberikan ruang bagi kemudahan berusaha dan berinvestasi . Dikatakannya, tentu akan memiliki relevansi dengan pilar ekonomi makro dinamisme pasar dan produk di daerah tertentu saja. Menurutnya, daerah harus merespon hal ini. Akan tetapi dengan OSS Perizinan, memang di satu sisi memberikan ruang bagi jaminan kemudahan berusaha akan tetapi penataan terhadap infrastruktur pelayanannya juga harus memastikan kondusifitas sosial dan keamanan di daerah. Semisal izin usaha tempat hiburan contoh bar/diskotik/kelab malam/tempat karaoke , minuman beralkohol izin usaha peternakan babi, pada sisi jaminan usaha dijamin oleh OSS akan tetapi secara sosiologis tentu akan berhadapan dengan gelombang protes dari masyarakat.

"Nah, maka dari itu ini pentingnya kenapa sosialisasi menjadi penting bagi daerah agar ada pemahaman seputar perkembangan di sektor Ciptakerja," pungkasnya.



(Ana)

Posting Komentar

0 Komentar